Ketika kita membahas COD, BOD, TSS, dan pH, kita sedang membicarakan parameter utama kualitas air. COD menunjukkan jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk menguraikan zat kimia dalam air. Jika nilai ini tinggi, artinya terdapat banyak zat berbahaya dalam air. BOD mengukur jumlah oksigen yang digunakan oleh bakteri untuk menguraikan bahan organik dalam air. Parameter ini penting karena menunjukkan tingkat pencemaran yang ada. TSS menunjukkan jumlah partikel kecil yang melayang dalam air. Jika nilai TSS tinggi, air dapat tampak keruh dan menghalangi sinar matahari, yang berdampak buruk bagi ikan dan tumbuhan. Terakhir, tingkat pH memberi tahu kita apakah air bersifat asam atau basa. Air murni memiliki pH 7, namun jika nilainya terlalu tinggi atau terlalu rendah, hal ini dapat membahayakan makhluk hidup di dalam air. Penggunaan analisator daring membantu orang memperoleh hasil secara cepat dan akurat, sehingga mereka dapat segera mengambil tindakan jika air tidak aman.
Analisis COD, BOD, TSS, dan pH secara daring (online) sangat penting karena memberikan hasil secara waktu nyata. Artinya, orang tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui apakah air mereka bersih. Sebagai contoh, jika sebuah pabrik menggunakan air untuk produknya, pabrik tersebut harus memastikan bahwa air tersebut aman. Jika analisis menunjukkan bahwa kadar COD terlalu tinggi, pabrik dapat segera menghentikan penggunaan air tersebut. Hal ini melindungi pekerja di lokasi tersebut serta lingkungan. Analisis buatan JIDE, termasuk Sensor/Kontroler/Pendeteksi Klorin Sisa Online JECA-RC K , mudah digunakan dan dapat dihubungkan ke komputer atau ponsel. Hal ini memudahkan pekerja dalam memantau hasil dan memahami maknanya. Dengan demikian, pekerja dapat membuat keputusan yang lebih baik secara cepat.